Jumat, 17 Februari 2012

Manfaat tanaman : Mengkudu

   Mengkudu
   Mengkudu memang dikenal sebagai tanaman obat. Walaupun bau buah mengkudu yang tidak enak, ternyata buah ini memiliki segudang manfaat bagi manusia. Tanaman mengkudu termasuk jenis tanaman kopi kopian . Batang tanaman ini tidak terlalu besar, tingginya mencapai 3-8 m. Daun mengkudu tersususn berhadapan, panjang daunnya 20-40 cm dan lebarnya 7-15 cm. Bunganya berukuran kecil kecil berwarna putih. Buah mengkudu bentuknya lonjong dengan variasi totol totol bewarna hijau mengkilap. Tumbuhan mengkudu merupakan tumbuhan asli Indonesia. Tumbuha ini dapat ditemukan liar di hutan hutan ataupun sengaja ditanam di pekarangan rumah.

   Mengkudu dapat digunakan sebagai obat dari berbagai macam penyakit sebut saja contohnya demam, sakit perut, kencing manis, darah tinggi, dan sakit kuning. Berikut adalah tata cara penggunaan mengkudu dalam berbagai penyakit :
a. Demam
    Untuk mengatasi demam, ambilah 1 buah mengkudu dan 1 rimpang
    kencur. Rebuslah kedua bahan tersebut dengan 2 gelas air sehingga
    menjadi 1 gelas saja lalu kemudian di saring. Minumlah 2 kali sehari tiap
    pagi dan sore hari.
b. Sakit perut
    Untuk mengatasi sakit perut, siapkan 2-3 lembar daun mengkudu.
    Tumbuk halus daun tersebut, tambahkan garam dan seduhlah dengan air
    panas. Setelah dingin, saring dan minum.
c. Kencing manis
    Untuk mengatasi kencing manis, sediakan 2 buah mengkudu yang telah
    matang, cuci bersih, lalu diparut. Tambahkan air garam sebanyak 1
    sendok makan. Campuran ini diperas dan disaring. Minumlah hasil
    saringan tesebut 2-3 kali sehari sesudah makan sebanyak 2 sendok
    makan.
d. Darah tinggi
     Untuk mengobati darah tinggi, sediakan 2 buah mengkudu yang telah
     matang pohon (jangan lupa di cuci) dan 1 sendok makan madu. Peraslah
     buah mengkudu, air perasan buah mengkudu lalu dicampurkan dengan
     madu sampai rata lalu saring. Air hasil saringan diminum 2 kali sehari.

Cukup dulu ya penjelasannya. Thanks for reading. Jangan lupa komennya
 ya! wasallam.

Tidak ada komentar: